Ali Ashat
PIMPINAN JARI IBU

Ali Ashat

Ketua Umum Partai Jari Ibu
Ilmuwan yang Turun ke Tengah Masyarakat

Bagi Ali Ashat, ilmu pengetahuan tidak berhenti di laboratorium. Selama lebih dari dua dekade, ia menjembatani ilmu dengan kebutuhan nyata masyarakat, dan pengalaman itu kini ia bawa untuk memimpin Partai Jari Ibu.

Berakar dari Daerah, Ditempa Organisasi

Ali lahir di Pati, Jawa Tengah, tumbuh di Pati dan Kudus, lalu menempuh pendidikan Teknik Perminyakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1989. Sebagai mahasiswa perantauan, ia dipercaya menjadi Ketua Ikatan Keluarga Mahasiswa Pati (IKMP) di Bandung. Ia juga aktif di Perhimpunan Mahasiswa Bandung (PMB), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan “PATRA” ITB, dan Student English Forum (SEF). Sejak muda, ia terbiasa memimpin, berorganisasi, dan bekerja bersama orang dari beragam latar belakang.

Keahlian Teruji, Konsistensi Terbukti

Setelah lulus, Ali mengabdikan diri di Laboratorium Geotermal ITB, lalu menempuh studi pascasarjana di Geothermal Institute, University of Auckland, Selandia Baru, pada 1999. Sepulangnya pada 2000, ia kembali ke ITB dan tetap menekuni bidang panas bumi hingga hari ini. Ia sedang menempuh pendidikan doktor di Kyushu University, Jepang, sejak 2013. Konsistensi seperti ini menunjukkan integritas dan ketekunan yang dibutuhkan dalam kepemimpinan jangka panjang.

Membangun Institusi, Mencetak Generasi

Pada 2008, Ali turut menginisiasi berdirinya Program Magister Geotermal ITB, dan sejak 2012 ia menjadi anggota Advisory Board program tersebut. Ia telah membimbing puluhan mahasiswa dalam penelitian dan tugas akhir mereka. Ia bukan hanya menekuni bidangnya, tetapi juga membangun lembaga dan menyiapkan generasi penerus.

Berbasis Ilmu, Diakui Dunia Profesi

Hampir seratus karya ilmiahnya telah terbit di jurnal internasional dan prosiding konferensi, dan ia turut menulis sejumlah buku tentang panas bumi. Keahliannya dipakai dalam konsultasi dan pendampingan proyek panas bumi di Indonesia maupun luar negeri. Ia juga aktif di Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API/INAGA) dan International Geothermal Association (IGA). Dengan rekam jejak itu, keputusan yang ia ambil berpijak pada data dan kajian, bukan sekadar wacana.

Mendengar dan Menjawab Kekhawatiran Masyarakat

Yang membedakan Ali adalah kesediaannya turun langsung ke masyarakat. Ia konsisten menjalankan sosialisasi dan edukasi publik untuk menjawab kekhawatiran dan persoalan sosial yang kerap menghambat pembangunan. Ia memahami bahwa kebijakan yang baik hanya berhasil jika dipahami dan diterima masyarakat, dan itu menuntut kemampuan mendengarkan dengan sabar, menjelaskan dengan jujur, dan mencari solusi bersama.

Pemimpin yang Menjembatani

Perjalanan Ali menunjukkan kemampuan langka untuk menghubungkan pendidikan, ilmu pengetahuan, praktik industri, organisasi profesi, kebijakan, dan penerimaan masyarakat. Kemampuan menjembatani inilah yang dibutuhkan partai baru agar dapat bekerja dengan bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Profil Lengkap

Unduh profil resmi Ketua Umum dalam format PDF.

Download Profil PDF